lepas
Di ujung sajadah pada dinginnya malam, pada satu-satunya yang menjadikan kemungkinan dari tiap-tiap ketidak-adaan. Inginku tak lagi menyebutmu. Entah bagaimana cara kerjanya sampai hanya namamu yang selalu dengan mudah kusebutkan. Mati-matian menjauh. Padahal masih sangat ingin dekat. Sakit-sakitan melupa. Padahal masih sangat ingin diingat. Pada ribuan kali malamku, ini yang paling berat. Meminta agar disana, kamu tak lagi ingat. Satu-satunya cara agar kita sama-sama tak lagi terjerat. Adalah saling melepas meski banyak rindu tersirat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Kecil-kecil gerimis turun Sejak pagi jadi alasanku bangun Kecil-kecil gerimis turun Menghanyutkan rindu rasa racun Kecil-kecil g...
-
Sedari awal, kita adalah sebuah kerumitan yang kita ciptakan sendiri. Kita membawa kutub yang sama. Alih-alih saling membahagiakan malah ber...
-
pergi dan hilanglah. seperti saat kamu benar-benar yakin untuk memberikan jarak diantara kita. katamu, bersama tidak akan sama jika aku teta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar