Sepenuhnya Berhenti

Pembelaan diri dari beratnya beban melupa seringkali membuat lupa diri. Lelahnya melangkah sendiri seringkali menjadi alasan ingin kembali. Haruskah hati terluka lagi oleh orang yang mati-matian dihindari?

Biar saja, aku memang belum sepenuhnya berhenti. Dari cerita yang sebenarnya sudah lama kamu akhiri. 

Biar saja, aku memang belum sepenuhnya berhenti. Dari indahnya mimpi yang pernah sama-sama kita susun rapih.

Biar saja, aku memang belum sepenuhnya berhenti. Dari sulitnya merindu seorang diri.

Biar saja, aku memang belum sepenuhnya berhenti. Dari nyamannya bahu yang selalu kucari-cari.

Biar saja..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Posts